Selasa, 02 Agustus 2016

Cara setting mikrotik

 Cara setting mikrotik dari awal

Disini saya akan mencoba membuat tutorial cara setting mikrotik dari pertama sekali, mudah-mudahan bisa bantu temen-temen yang masih newbie.

Pertama kita siapkan Routernya, kemudian Laptop beserta program winbox dan kabel LAN untuk menghubungkan dari Router ke Laptop, kira-kira topologinya seperti ini :
Seting Mikrotik
Ikuti langkah-langkah berikut ini :
  •  Siapkan program winbox untuk remote mikrotik
  • Setelah download, silahkan buka winboxnya dan akan tampil seperti dibawah ini :
  • Kemudian kalian pilih Neighbors, disitu akan proses scan mikrotik yang sudah terhubung ke laptop, lalu pilih MAC Address ataupun IP Address untuk melakukan remote, untuk user default : admin dan password : dikosongkan, lalau klik Connect, maka kita akan dibawa masuk ke sistem management, disini saya menggunakan RB 951-2n :
  • Proses berikutnya akan masuk ke tampilan awal mikrotik, biasanya ada permintaan untuk Remove Configuration maka kita klik remove agar mikrotik benar-benar default :
  • Biasanya setelah kita klik Remove Configuration koneksi kita akan terputus ke mikrotik, kalian jangan bingung, buka lagi winboxnya dan pilih alamat MAC Address untuk masuk ke mikrotik, lalu connect. 
  • Setelah masuk halaman mikrotik, kita setting Identitasnya terlebih dahulu. Caranya, masuk ke System - Identity - Ganti nama Mikrotik sesuai dengan keinginan kalian, contohnya sperti ini :
  • Lalu kita akan memberikan password login, ikuti langkahya dibawah ini : 
  • Untuk langkah selanjutnya, kita berikan label terlebih dahulu disetiap Ethernet / Port agar memudahkan kita nanti kedepanya, ikuti langkah sbb :
  • Berikut beberapa ethernet yang sudah diberikan label :
  • Kemudian kita akan menghubungkan router ke Internet, sebelumnya pastikan dulu untuk ethernet yang terhubung ke Internet ether berapa, disini saya menggunakan ether1 yang langsung terhubung ke Internet, ikuti langkah berikut :
  • Selanjutnya kita akan memasukkan gatway IP Internet ke menu route, Jika berhasil maka akan terdapa keterangan reachable, ikuti langkah berikut. Jika :
  • Kemudian buatlah IP Address local, disini saya membuat di ether2 dengan IP 192.168.2.1/24, ikuti langkah berikut :
  • Selanjutnya kita masuk NAT masquerade terlebih dahulu agar IP Private 192.168.2.0/24 di izinkan mengakses Internet menggunakan IP Pulik, karena tidak akan mungkin sebuah IP Private di jaringan LAN bisa mengakses Internet tanpa mekanisme NAT, Ikuti langkah sbb :
  • Next, kita membuat DHCP Server, yang berfungsi untuk memberikan IP otomatis kepada setiap client sehingga administrator tidak perlu memberikan IP secara manual, ikuti langkahnya dibawah ini :
Selesai sudah tahap setting mikrotik sebagai Router, semoga bermanfaat bagi teman-teman semua.

OSI LAYAR 7

Model OSI terdiri dari 7 Layer

· Application
· Presentation
· Session
· Transport
· Network
· Datalink
· Physical


Apa yang dilalkukan oleh 7 OSI layer? :

Ketika data di transfer melalui jaringan, sebelum data terseburt harus melewati ketujuh layer dari satu terminal, mulai dari layer Aplikasi sampai layer physical, kemudian di sisis penerima, data tersebut melewati layer physical sampai pplication. Pada saat data melewati satu layer dari sisi pengirim, maka akan ditambahjkan satu “header” sedangkan pada sisi penerima “header” dilepaskan sesuai dengan layernya.

Model OSI
tujuan utaman penggunaan model OSI adalah untuk membantu designer jaringan memahami fungsi dari tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenis-jenis protocol jaringan dan metode transmisi.
Model dibagi menjadi 7 Layer, dengan karakteristtik dan fungsintya masing masing. Tiap layer harus dapat berkomunikasi dengan layer di atasnya maupun dibawahnya secara langsung melalui sederetan protocol dan standar.

Fungsi masing-masing dari tiap layer pada OSI :

1· Application
Application layer menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna, layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program computer, seperti program e-mail dan servis lain yang berjalan di jaringan seperti server printer atau aplikasi computer l;ainnya.
Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan. Mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protocol yanmg berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.

2· Presentation
Presentation layer bertanggungjawab bagaimana data dikonversi dan di format untuk transfer data. Contoh konversi format text ASCII untuk dokumen, .GIF dan .JPG untuk gambar layer ini membentuk kode konversi, trnslasi data, enkripsi dan konversi.
Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi kedalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protocol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak director (redictor Software). Seperti llayanan worksatation (dalam Windows NT) dan juga Network Shell ( semacam Virtual Network Computing) (VNC) atau Remote Dekstop Protocol (RDP).

·3 Session
Session layer menentukan bagaimna dua terminal menjaga, memelihara dan mengatur koneksi. Bagaimna mereka saling berhubungan satu sama lain. Koneksi di layer di sebut “session”.
Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara atau di hancurkan. Selain itu, di level inio juga dilakukan resolusi nama.

4· Transport
Transport layer bertanggung jawab membagi data menjadi segmen, menjaga koneksi logika “end – to _ end” antar terminal, dan menyediakan penanganan error (error handling)
Berfungsi untuk memecahkan data kedalam paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan yang telah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement) dan mentransmisikan ulang terhadap paket-paket yang hilang di tengah jalan.

5· Network
Network layer bertanggung jawab menentukan alamat jaringan, menentukan rute yang harus diambil selama perjalanan, menjaga antrian tafik di jaringan. Data pada layer ini berbentuk “Paket”.
Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat Header untuk paket-paket dan kemudian melakukan routing melalui internet-working dengan menggunakan router dan switch layer 3.

·6 Datalink
Data link layer menyediakan link untuk data. Memaketkannya menjadi frame yang berhubungan dengan “hardware” kemudian diangkut melalui media komunikasinya dengan kartu jaringan, mengatur komunikasi layer physical antara system koneksi dengan penaganan error.
Berfungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras( seperti halnya di Media Access Control Address ( MAC Address), dan menetukan bagaimna perangkat perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level; ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC)dan lapisan Media Access Control (MAC).

·7. Physical
Physical layer bertyanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya melalui media (seperti kabel) dan menjaga koneksi fisik antar system.
Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau token Ring), topologi jaringan dan pengkabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Networl Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.


sumber :
ps://www.google.co.id/

Senin, 01 Agustus 2016

SETTING RADIO UBIQUITY POINT TO POINT

 SETTING RADIO UBIQUITY POINT TO POINT

urbandistro – Kali ini saya akan coba untuk setting radio ubiquity sampai connect. Bahan  untuk mempraktekannya menggunakan produknya  Ubiquity. Produk ini cukup Populer di kalangan ISP selain performanya yang baik dalam komunkasi data, harganya juga terjangkau,(SETTING RADIO UBIQUITY POINT TO POINT)
Radio Ubiquity
Untuk bahan praktek kali ini saya menggunakan Radio dengan type :
  • Ubiquity Nano Statuon Loco M2 (2,4 GHz, 8dBi). Radio ubiquity yang ini akan di setting menjadi mode station.
  • Ubiquity Nano Station M2 (2,4 GHz 11 dBi) nah untuk ini saya jadikan sebagai mode Access Point.
Untuk  kedua Radio ubiquiti tersebut juga bisa di liat pada gambar di bawah ini :
NanoStation loco M2 yang pendek dan NanoStation M2 yang lebih panjang. (SETTING RADIO UBIQUITY POINT TO POINT)
Ubiquity-Point to Point
Sekarang saatnya kita Konfig kedua Radio tersebut agar kedua radio ubiquiti ini bisa saling terhubung satu sama lain  secara Point to Point.
1. Langsung saja di hubungkan radio ke POE, tapi sebelum di konfig kira kira topologinya seperti gambar dibawah ini. (SETTING RADIO UBIQUITY POINT TO POINT)
Topologi
Topologi Setting Radio UBNT
POE
Hubungkan Kabel Radio Ke POE
2. Setelah itu hubungkan kabel LAN nya ke Laptop agar bisa diremote, kemudian buka Web Browser .
untuk  IP defaultnya adalah : 192.168.1.20
username: ubnt
passwodnya: ubnt
ok saya akan login dan masuk ke radio ubiquiti. settingan pertama ini saya akan konfig Radio NanoStation M2 nya karena nanti yang ini akan dijadikan sebagai Access Point. (SETTING RADIO UBIQUITY POINT TO POINT)
Login Web Browser
3. Setelah jendela baru telah terbuka , Tab Main, terlihat kalau belum ada aktifitas Koneksi.
saya Akan buka Tab Wireless dan akan mengkonfigurasinya, perhatikan dengan seksema. (SETTING RADIO UBIQUITY POINT TO POINT)
Wireless
4. Coba Perhatikan gambar di atas ini, Wireless Modenya saya buat Access Point, Mengapa? Karena Centralnya nnti ya ini jadi station yang nanti bakal di buat akan di arahkan ke radio ini biar saling terhubung.
Country Mode : nah ini saya buat saja Compleance Test,
karena saya sudah pernah coba klw indonesia yang di pilih tidak akan bisa Conect, jadi untuk amannya, saya pilih saja Compleance Test,sebab nya belum pasti tapi bakal saya cari tau.
untuk Chanelnya, saya main di 20 MHz, karena untuk test saja , tapi ini berpengaruh klw di lapangan,
sesuaikan Chanel dengan kondisi di lapangan jagan sampai Tumpang tindih Freqeunsy alias Interfrensi  Nah untuk Frequnsynya juga sama,
Frequnsy 2592 itu saya pakai karena ya ini kan cuma Peraktek jadi jelas Frequnsy apa pun yang saya pakai tetap aja gk bakal Interferansi, Tapi kalaw Di lapangan ini yang perlu di perhatian harus teliti dalam mencari  Frequnsy yang cocok di lapangan,
apa lagi kondisi Di Kota, banyak Komunikasi Udara nya jadi sangat besar terjadinya Interferensi, jadi carilah frequensy yg kosong.
untuk Output Power nya saya gunakan 22 dBm saja
sebetulnya lebih rendah juga tidak masalah, sesuaikan dengan jarak Radio lawan. Jika semakin jauh tambah powernya, klw dekat pakai powernya lebih rendah Tapi sesuaikan juga.
5. Kemudian Set Wireless Security nya
jadi klw radio ingin Conect dengan radio lawannya dia harus memasukkan Key yang sama dengan radio lawan tersebut, itu berguna nanti saat station ingin terhubung dengan radio lawannya (AP Mode).
Setelah selesai klik Change dan Apply.(SETTING RADIO UBIQUITY POINT TO POINT)
6. Masuk Ke Tab Network
Isi semua data yang di perlukan, disini saya buat Bridge saja, lain waktu kita buat mode router (Lain waktu tapi ya :D)
Ip Address
Kalaw suda Klik Changge dan Apply.
7. Setelah itu masuk ke Tab Service
Saya akan merubah nama radionya  serta pasword dan username defaultnya.
NS10
kalaw uda klik Change dan Apply,
untuk yang AP nya uda Selesai, sekarang kita setting yang stationnya (NanoStationloco M2). saya sudah menghubungkan kabel jumper ke POE yang menuju ke Radio Satunya lagi (Nano Station loco M2) terhubung langsung ke Laptop saya.
Ok Web Browser saya buka dan akan membuka GUI nya si NanoStationloco ini.
Konfigurasinya Hampir sama seperti yang sebelumnya cuma beda Mode. kalau yang tadikan Mode Access Point, nah kalaw yang ini Mode Station,
Chanelnya sama Frequnsy nya juga harus sama, kalaw beda, si Access Point tidak akan bisa terbaca saat kita scan. (SETTING RADIO UBIQUITY POINT TO POINT)
8. Oke langsung saja kita buat.karena belum ada di config sebelumnya kita ketik di web Browser
IP 192.168.1.20
User Name :ubnt
Password: ubnt
Langsung menuju Tab Network dan setting IP nya.
kalaw yang tadi kan 192.168.1.20 (saya biarkan saja Default untuk yang Mode Access Point tadi) kalaw yang ini 192.168.1.21 dan menuju Gateway 192.168.1.254
Gateway
Network Mode biar kan saja Bridge, (sama dengan yang di AP) setelah terisi klik Change dan Apply.
9. Kemudian masuk ke Tab Wireless
Karena ini akan di jadikan Station jadi Wireless Modenya saya buat Station Chanelnya 20 Mhz dan Frequensynya 2592 (Harus sama dengan yang di Access Point supaya waktu di Scan bisa terbaca)
dan satu lagi yang penting untuk Wireless Securitynya harus di samakan dengan Access Point supaya bisa saling terhubung.
klw yang di AP tadi securitynya WPA2-AES keynya urbandistro.com nah yang ini juga harus sama. seperti gambar di bawah ini untuk konfig Stationnya.(SETTING RADIO UBIQUITY POINT TO POINT)
Station
Kalaw sudah Klik Change Dulu kemudian Apply.
10. Setelah itu di sebeleah SSID ada Tombol Select nah itulah nanti Tombol yang akan mepertemukan si AP dan Si Station ini.
oke saya klik apakah Si AP sinyalnya sudah terhubung ke Station, saatnya kita scan….
Chanel Radio Ubiquity
11. Setelah di Scan SSID yang telah saya beri tadi di Access Point (urbandistro_AP) telah muncul dan tinggal di Conectkan saja,
klik dulu, klw sudah klik “Lock to Ap” untuk melihat aktifitasnya pindah ke Tab Main
Setting Radio Ubiquity
bisa di lihat dengan jelas bahwa kedua Radio sudah saling terhubung dan CCQ nya juga bagus bekisar 96,1 % , minimal CCQ  di bilang bagus sekitar 70 % keatas, jika di bawah itu, Kualitas dalam Pengiriman Data bakalan lambat. saya akan test Ping ke Radio lawan
Ping
Lihat Kedua radio sudah saling terhubung dan sudah bisa bertukar Data dari yang satu dengan yang lainnya
kalaw kita buka Radio yang Mode Access Point tadi, Di Tab bawah ada Menu Station jika di klik bakalan muncul, radio mana aja yang terhubung ke dia, Seperti gambar di bawah ini
Tutorial Radio
Setting basic Radio ubiquiti nya sudah  selesai, Semoga Bermanfaat.
Jika CCQ pada radio tidak muncul baca tips dan trik nya : Mengatasi CCQ Tidak Muncul Pada Radio Ubiquiti


 1 agustus 2016
sumber :

Jumat, 29 Juli 2016

NETWORK TOPOLOGI

 Network Topology (id=topologi jaringan)

Merupakan struktur jaringan fisik yang digunakan untuk

mengimplementasikan jaringan.





Topologi Jaringan
Image result for topologi ring
Topologi Cincin atau yang disebut topologi adalah : topologi jaringan yanb bentuknya rangkaian yang masing-masing tersambung ke dua titik yang lainnya, sehingga bisa membentuk jalur lingkaran yang menyerupai cincin. Kabel yang digunakan dalam topologi cincin merupakan kabel BNC, Oleh sebab itu tidak mempunyai ujung maka tidak dibutuhkan terminator. Tetapi topologi ini sudah banyak ditinggalkan karena mempunyai kelemahan yang serupa dengan topologi bus  selain itu, pengembangan jaringan dengan menggunakan topologi ring ini relatif sulit dilakukan. Pada topologi Cincin semua node/ titik berfungsi sebagai repeater yang akan memperkuat sinyal di sepanjang sirkulasinya. Maksudnya setiap perangkat saling bekerja sama untuk menerima sinyal dari perangkat sebelumnya setelah itu diteruskan pada perangkat sesudahnya.
Kelebihan Topologi Cincin (Ring):
1. Lebih hemat kabel.
2. Tidak akan mengalami tabrakan pengiriman data (collision), karena di satu waktu hanya satu node yang bisa mengirimkan data/ data mengalir dalam satu arah.
3. Setiap komputer memiliki hak akses yang sama terhadap token sehinnga tidak ada komputer yang memonopoli jaringan.
Kekurangan Topologi Cincin (Ring):
1. Peka kesalahan, tiap node pada jaringan akan selalu ikut serta mengelola informasi yang dilewatkan dalam jaringan, sehingga jika di suatu node ditemukan gangguan maka semua jaringan akan mengalami gangguan.
2. Jika terjadi kerusakan di jaringan topologi ring Sulit untuk diatasi.
3. Jika Ingin menambah komputer atau mengurangi komputer dapat mengacaukan jaringan.
4. Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.
5. Pengembangan jaringan lebih kaku.Demikian Informasi yang dapat saya sampaikan tentang  semoga dapat bermanfaat.

Topologi Mesh
 Image result for topologi mesh
Topologi jala atau Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links).
Dengan demikian maksimal banyaknya koneksi antar perangkat pada jaringan bertopologi mesh ini dapat dihitung yaitu sebanyak n(n-1)/2. Selain itu karena setiap perangkat dapat terhubung dengan perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan maka setiap perangkat harus memiliki sebanyak n-1 Port Input/Output (I/O ports).
Berdasarkan pemahaman di atas, dapat dicontohkan bahwa apabila sebanyak 5 (lima) komputer akan dihubungkan dalam bentuk topologi mesh maka agar seluruh koneksi antar komputer dapat berfungsi optimal, diperlukan kabel koneksi sebanyak 5(5-1)/2 = 10 kabel koneksi, dan masing-masing komputer harus memiliki port I/O sebanyak 5-1 = 4 port (lihat gambar).
Dengan bentuk hubungan seperti itu, topologi mesh memiliki beberapa kelebihan, yaitu:
  • Hubungan dedicated links menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja (tidak digunakan secara beramai-ramai/sharing).
  • Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan memengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
  • Privacy dan security pada topologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara dua komputer tidak akan dapat diakses oleh komputer lainnya.
  • Memudahkan proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.
Meskipun demikian, topologi mesh bukannya tanpa kekurangan. Beberapa kekurangan yang dapat dicatat yaitu:
  • Membutuhkan banyak kabel dan Port I/O. semakin banyak komputer di dalam topologi mesh maka diperlukan semakin banyak kabel links dan port I/O (lihat rumus penghitungan kebutuhan kabel dan Port).
  • Hal tersebut sekaligus juga mengindikasikan bahwa topologi jenis ini * Karena setiap komputer harus terkoneksi secara langsung dengan komputer lainnya maka instalasi dan konfigurasi menjadi lebih sulit.
  • Banyaknya kabel yang digunakan juga mengisyaratkan perlunya space yang memungkinkan di dalam ruangan tempat komputer-komputer tersebut berada.
 Topologi star
 Image result for topologi star
Topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.

Kelebihan

  • Kerusakan pada satu saluran hanya akan memengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
  • Tingkat keamanan termasuk tinggi.
  • Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
  • Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
  • Akses Kontrol terpusat.
  • Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan.

Kekurangan

  • Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh rangkaian akan berhenti.
  • Boros dalam pemakaian kabel.
  • HUB/SWITCH jadi elemen kritis karena kontrol terpusat.
  • Peran hub sangat sensitif sehingga ketika terdapat masalah dengan hub maka jaringan tersebut akan down.
  • Jaringan tergantung pada terminal pusat.
  • Jika menggunakan HUB dan lalu lintas data padat dapat menyebabkan jaringan lambat.
  • Biaya jaringan lebih mahal daripada bus atau ring.
Topologi bus
Image result for topologi bus
 
Topologi bus merupakan sebuah topologi yang menggunakan kabel tunggal sebagai media transmisinya atau kabel pusat tempat dimana seluruh client dan server dihubungkan. sebelum menentukan topologi ini untuk membangan sebuah jaringan komputer alangkah baiknya kita mengetahui keuntungan dan kerugian topologi ini.

1. Keuntungan topologi bus
  • Hemat kabel, karena pada topologi bus hanya menggunakan kabel tunggal dan terpusat sebagai media transmisi sehingga tidak membutuhkan banyak kabel.
  • Layout kabel sederhana, pada pemasangan topologi bus rancangan dan skema kabel yang digunakan sangat sederhana sehingga mudah dalam pemasangannya.
  • Pengembangan jaringan komputer atau penambahan komputer baru baik sebagai server maupun client dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu komputer atau workstation yang lain.

2. Kerugian topologi bus
  • Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil sehingga jika jaringan mengalami gangguan, maka akan lebih sulit untuk mengidentifikasi kesalahan yang ada.
  • Kepadatan lalu lintas pada jalur utama, karena topologi bus menggunakan kabel terpusat sebagai media transmisi maka lalu lintas data akan sangat padat pada kabel utama.
  • Jika kabel utama mengalami gangguan maka seluruh jaringan akan mengalami gangguan pula.
  • Diperlukan repeater sebagai penguat sinyal jika akan menambahkan workstation dengan lokasi yang jauh.

    Topologi tree
    topologi tree - topologi pohonImage result for topologi tree
    Topologi tree atau sering diistilahkan sebagai topologi pohon adalah topologi jaringan komputer secara hirarki merupakan kombinasi dari topologi star dan bus. Jadi, untuk memahami topologi tree, maka perlu untuk memahami mengenai topologi star dan bus. Topologi star adalah salah satu topologi yang paling sering digunakan dalam pembangunan jaringan LAN. Dengan satu hub pusat terhubung ke beberapa komputer. Baca artikel Pengertian Topologi Star
    Topologi line
    Image result for topologi line
    Jaringan komputer dengan topologi linier biasa disebut dengan topologi linier bus, layout ini termasuk layout umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap titik koneksi (komputer) yang dihubungkan dengan konektor yang disebut dengan T Connector dan pada ujungnya harus diakhiri dengan sebuah terminator. Konektor yang digunakan bertipe BNC (British Naval Connector), sebenarnya BNC adalah nama konektor bukan nama kabelnya, kabel yang digunakan adalah RG 58 (Kabel Coaxial Thinnet). Installasi dari topologi linier bus ini sangat sederhana dan murah tetapi maksimal terdiri dari 5-7 Komputer.

     skema jaringan wan

 Image result for skema jaringan wan
Untuk membangun jaringan lokal yang terhubung ke

Internet perlu mempersiapkan beberapa alat berikut:

 Internet Connection (id = koneksi internet)

 Modem

 Router

 Switch

 Radio

 Computer Client

Internet Connection

Koneksi internet bisa berlangganan dengan

Internet Service Provider (ISP), Contoh:

1. Telkom (IndiHome, Gold, dan AstiNet)

2. Biznet (Biznet Home)

3. Firstmedia (FastNet)

4. MNC Play
Image result for internet connectionImage result for internet connection

Modem

Modulator – Demodulator

Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital

diberikan kepada modem untuk diubah menjadi sinyal

analog (Modulator), ketika modem menerima data

dari luar berupa sinyal analog, modem mengubahnya

kembali ke sinyal digital (Demodulator) supaya dapat

diproses lebih lanjut oleh komputer. Sinyal analog

tersebut dapat dikirimkan melalui beberapa media

telekomunikasi seperti telepon dan radio.

Setibanya di modem tujuan, sinyal analog

tersebut diubah menjadi sinyal digital kembali dan

dikirimkan kepada komputer. Terdapat dua jenis

modem secara fisiknya, yaitu modem eksternal dan

modem internal.
Image result for modemImage result for modem
Router

“Menghubungkan 2 jaringan atau lebih guna untuk

meneruskan data dari jaringan yang satu ke jaringan

yang lain”

Untuk re-share internet sekaligus untuk memana-
jemen jaringan client.

 Cisco

 MikroTik

 Juniper

 PC Router
Image result for RouterImage result for router
Switch

Untuk memperluas segmen jaringan, sehingga dapat

menghubungkan banyak komputer.
Image result for swithImage result for swith
Radio (AP)

Perangkat yang menyebarkan sinyal Wi-Fi (gelombang

elektromagnetik) sebagai media penyaluran data lewat

wireless (tanpa kabel).
Image result for Radio acces pointImage result for Radio acces point
Computer Client

End-user, untuk mengakses aplikasi jaringan,

game online. Komputer disini bisa berarti

Smartphone, iPhone, Tablet, dsb.



 tanggal 29 juli 2016
Sumber :
http://lukmanlab.blogspot.co.id/